RS Izza Karawang Evaluasi Digitalisasi SIMRS Guna Pastikan Akurasi Jadwal Kontrol Pasien
Karawang - Manajemen RS Izza Karawang menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kualitas pelayanan dan hubungan baik dengan pasien.
Merespons keluhan seorang keluarga pasien yang sempat viral di media sosial Facebook, tim manajemen RS Izza secara persuasif melakukan kunjungan langsung ke kediaman pasien, Rabu (21/1/2026).
Insiden ini bermula pada Selasa (20/1), saat seorang pasien kontrol pasca-rawat inap mengalami kendala jadwal.
Adanya perubahan mendadak pada jadwal dokter spesialis membuat pasien harus dijadwalkan ulang (reschedule).
Hal ini memicu kekecewaan keluarga pasien yang kemudian menuangkan keluhannya ke media sosial.
Direktur RS Izza Karawang, dr. Dik Adi Nugraha, Sp.B, MM, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu mengetahui adanya ketidaknyamanan tersebut.
"Tim Humas kami awalnya mencoba menghubungi via komentar dan WhatsApp. Namun, untuk memastikan masalah tuntas dan sebagai bentuk permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, kami memutuskan untuk mengunjungi langsung kediaman pasien," ujar dr. Dik Adi, Rabu (21/1).
Dalam kunjungan tersebut, tim RS Izza memberikan klarifikasi bahwa saat ini sedang dilakukan sinkronisasi dan perbaikan jadwal dokter spesialis pada sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) serta sistem BPJS Kesehatan.
Langkah ini diambil guna meningkatkan akurasi data di masa mendatang.
Pihak keluarga pasien menyambut baik itikad baik tersebut.
Mereka mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan manajemen. Berdasarkan keterangan keluarga, selama ini pelayanan di IGD maupun saat rawat inap di RS Izza dinilai sangat memuaskan, hanya saja kendala jadwal dokter kemarin sempat memicu emosi sesaat.
Sebagai solusi nyata, dr. Dik Adi memastikan pasien tersebut akan dibantu sepenuhnya untuk jadwal kontrol berikutnya.
"Kami memberikan beberapa solusi, termasuk proaktif menginformasikan setiap perubahan jadwal dokter spesialis secara real-time kepada keluarga. Kami juga membantu mengomunikasikan terapi lanjutan kepada dokter penanggung jawab agar pengobatan pasien tidak terganggu," tambahnya.
Langkah responsif ini mendapat apresiasi dari keluarga pasien yang kini merasa terbantu dengan solusi yang diberikan.
Melalui kejadian ini, RS Izza Karawang berkomitmen untuk terus mengevaluasi sistem digitalisasi pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan hak pasien tetap terpenuhi secara maksimal.

Posting Komentar